Author Archive: motskee

Time for Romance

Saya baru paham sekarang bahwa musim yang berlaku di Korea sana akan berpengaruh pada tren yang dibawa. Misalnya saja saat sekarang sedang musim panas, maka jenis musik dan tema drama berubah menjadi summer.

Beruntung buat saya yang penggemar romance sejati. Setelah disuguhi drama-drama serius bertema action, misteri dan ekonomi, kini tiba saatnya saya bersenang-senang dengan drama bertema cinta. Di tengah tumpukan pekerjaan yang luar biasa, saya masih menyempatkan diri memantau 5 drama sekaligus yang sedang running.

Hotel King -7

1. Hotel King (MBC / Sat-Sun)

Walaupun bukan penggemar drama weekend, kali ini saya memaksa menonton Hotel King. Awalnya karena ingin bernostalgia dengan cast lead My Girl, Lee Da Hae dan Lee Dong Wook. Tetapi, seterusnya lebih karena saya cukup menikmati alurnya yang tidak membosankan.

Trot Lovers -3

2. Trot Lovers (KBS / Mon-Tue)

Bagi para penggemar drama musikal, saya sarankan menonton drama ini. Mungkin unsur musikalnya hanya 30%, tetapi kemampuan vokal Jung Eun Ji sebagai personil girl group A-Pink memang terbukti. Sesuai dengan judulnya, genre musik yang dibawa adalah musik trot, yang biasanya digemari oleh orang-orang lansia. Chemistry dengan Ji Hyun Woo pun cukup tersampaikan, walaupun tidak sedalam Ji Hyun Woo dan Yoo In Na di Queen In Hyun’s Man.

HKSV -1

3. High School King of Savvy (tvN / Mon-Tue)

Awalnya saya pikir drama ini bisa dikelompokkan menjadi high school drama. Tetapi, setelah menonton 4 episode awal, sebenarnya tidak juga. Unsur komedinya cukup kental. Karakter female lead yang berpenampilan sederhana, tidak terlalu cantik, tetapi baik hati dan smart. Cliche, but let’s give it a try :p

FatedtoLove15

4. Fated To Love You (MBC / Wed-Thu)

Saya tahu kalau versi asli Fated To Love You di Taiwan sana cukup populer dan mendapat rating tinggi, tapi saya sama sekali belum tergerak menonton. Mengapa? Karena saya pikir drama ini bergenre rom-com dengan plot yang standar. Kenyataannya, 4 episode pertama Fated To Love You versi Korea membuat saya tidak sabar untuk menanti kelanjutannya. Saya juga tidak menyangka bahwa Jang Hyuk ternyata bisa juga memainkan peran drama romantis macam ini (ya..ya..mungkin karena saya membandingkan dengan perannya yang super serius di Midas :p). Kalau ada waktu luang, mungkin saya akan menyempatkan diri menonton versi Taiwan-nya ūüėÄ

MarriageNotDating

5. Marriage Not Dating (tvN / Fri-Sat)

Cast-nya memang bukan dari kategori A list, makanya promonya juga tidak terlalu gencar. Untungnya episode pertama drama ini berhasil mencuri perhatian saya. Plotnya mungkin klise, tetapi saya selalu jatuh hati dengan pemain yang baik hati ^^

So, for couple months, let’s enjoy rom-com! ^_^

Comment on Final YWCFAS

*SPOILER ALERT* Sebelum kalian membaca lebih lanjut, saya ingatkan kalau post ini mengandung  spoiler. Jadi, kalau kamu belum menonton dan tidak mau dapat bocoran endingnya, sebaiknya BERHENTI membaca sekarang! ^^

You From Another Star

Saya yakin kalau saya bukan satu-satunya fans Chun Song Yi (diperankan oleh Jun Ji Hyun/ Gianna Jun) dan Do Min Joon (diperankan oleh Kim Soo Hyun). Saya juga yakin kalau kalian para penggemar drama Korea, pasti sama-sama merasakan “galau” menjelang akhir episode karena penasaran bagaimana akhir kisah cinta pasangan cute ini ^^

Sejak awal, banyak yang berharap My Love From Another Star (a.k.a You Who Came From Another Star/ YWCFAS) akan berakhir bahagia. Inginnya Do Min Joon tidak jadi pulang dan hidup bahagia bersama Chun Song Yi. Entah bagaimana caranya, maunya Do Min Joon bisa mengatasi kelemahannya, tidak jadi meninggal dan bisa terus hidup sebagai manusia biasa.

Di sisi yang berseberangan, banyak juga penggemar kdrama yang justru ingin YWCFAS berakhir tragis, setengah menyedihkan. Alasannya sederhana karena tidak tega melihat Do Min Joon yang makin lama makin hilang kekuatannya dan terus melemah. Jadi, kelompok yang ini merelakan Min Joon pulang ke planet asalnya supaya bisa tetap hidup.

Lalu, saya termasuk kelompok yang mana? Sad ending or Happy ending?

Sejujurnya, saya tidak memilih. Sungguh saya tidak berimajinasi apa pun mengenai akhir dari drama ini. Kenapa? Karena saya masih trauma dengan dua drama sebelumnya, Marry Him If You Dare (MHIYD) dan Prime Minister & I (PMI), yang baru saya tonton. Dua drama yang akhirnya mengecewakan buat saya. Bahasa gaulnya sih ‘menggantung’. Drama yang membuat saya jadi merasa sia-sia menyisihkan waktu setiap minggu untuk menonton.

Buat saya, YWCFAS berakhir dengan memuaskan. It’s a fair ending!

Jadi, menurut saya sebenarnya akhir drama yang memuaskan semua pihak, itu jelas tidak mungkin. Tetapi, saya salut dengan penulis YWCFAS yang berhasil mengelola emosi penontonnya. Sejak awal penonton dibuat sadar bahwa Min Joon mungkin saja (bisa) meninggal. Oleh karena itu, kita tidak terlalu memaksakan akhir yang bahagia. Jadi, ketika dibuat fair ending pun, buat saya dan sebagian besar fans kdrama tidak masalah.

Entah kenapa emosi semacam ini tidak muncul ketika saya menonton MHIYD atau PMI. Jadi, ketika akhirnya dibuat menggantung, saya jadi luar biasa kecewa. Saya jadi merasa sia-sia sudah menyisihkan waktu setiap minggu untuk mengikuti hustle & bustle si tokoh di MHIYD dan PMI.

But anyway, it’s just my opinion. No offense for fans of MHIYD and PMI.

Keep watching kdrama, fellas! ^^

Just A Note of K-Drama 2013

Hai…saya kembali memposting sesuatu di blog ini. Saya tidak berencana hiatus, tetapi segudang kesibukan ini-itu ternyata cukup menyita¬†bahkan free-time yang tersisa. Namun, di sela-sela kesibukan itu saya masih menyempatkan diri menonton¬†beberapa drama dan film Asia. Fokusnya tentu saja lebih banyak drama atau film Korea ^^

Saya bukan orang yang akan menghabiskan waktu untuk menonton sesuatu yang sebenarnya kurang saya sukai. Jadi, setelah saya ingat-ingat ternyata banyak juga drama yang tidak saya tonton sampai selesai. Alasannya beragam, bisa jadi menurut saya cerita atau plotnya membosankan, tidak suka genre tertentu, kurang cocok dengan pemainnya sampai yang paling personal, saya sedang tidak mood. Well, menurut saya suka atau tidaknya seseorang terhadap suatu drama atau film itu masalah selera. Dan setiap orang boleh dong punya selera yang berbeda ^_^

Berikut adalah daftar tontonan drama saya selama tahun 2013.

K-Drama yang ditonton sampai selesai:

  1. Ad Genius Lee Tae Baek – KBS
  2. Good Doctor – KBS
  3. IRIS 2 – KBS
  4. Secret Love -KBS
  5. The Best of Lee Soon-shin – KBS
  6. Gu Family Book – MBC
  7. I Hear Your Voice – SBS
  8. Master’s Sun – SBS
  9. The Heirs – SBS
  10. Cheongdamdong Alice – SBS
  11. Birth Secret – SBS
  12. Flower Boy Next Door – tvN
  13. Monstar – tvN
  14. Heartless City – JTBC

K-Drama yang tidak ditonton sampai final :

  1. Marry Him If You Dare – KBS
  2. Two Weeks – MBC
  3. Empire of Gold – SBS
  4. Basketball – tvN
  5. Her Legend – JTBC

K-Movie atau drama spesial yang ditonton selama 2013 :

  1. Cold Eyes
  2. Happy Rose Day (drama special)
  3. Heartbreak Library
  4. He Was Cool
  5. Secretly Greatly
  6. The Masquerade
  7. Never Ending Story
  8. Petty Romance
  9. You Came To Me and Became A Star (drama special)
  10. My Boyfriend is Type B
  11. The Art of Seduction
  12. Rough Play
  13. Miracle in Cell No.

Ehm..ternyata jumlah yang saya tonton tidak banyak ya. Atau saya yang lupa membuat daftar :p

Anyway.. Mari kita teruskan menonton K-Drama ^^

[Share] motskee’s choice of KDrama

Semalam admin AB dari @KDramaID memberikan topik yang menarik untuk diikuti di Twitter, sayangnya saya terlalu lelah untuk ikut aktif berpartisipasi. Jadi, saya memutuskan sharing versi saya di blog. Siapa tahu masih ada yang berminat baca (^_^)

1. Drama genre apa yang paling kalian sukai ? Biasanya sih tergantung mood. Tetapi kebanyakan yang saya tonton bergenre romance, comedy, melodrama dan action. Yang pasti saya sebisa mungkin menghindari horror dan thriller.

2. Kalian liat drama itu karena suka sama aktor/aktrisnya atau ceritanya ? Sinopsis cerita paling penting. Walaupun yang bermain itu aktor/aktris idola saya, tetapi kalau ceritanya tidak menarik, bisa jadi saya tidak menontonnya atau dropped di tengah jalan.

3. Kalian kalau ngabisin drama paling cepet tuh berapa hari/jam ? Dengan tingkat kesibukan seperti sekarang untuk menonton 16-20 episode per drama, saya perlu waktu seminggu. Rasionya 1-2 jam/hari di weekday dan 5-7 jam/hari di weekend.

4. Kalian lebih suka drama yang short atau long episode? (long >16) Short episode. Realistis saja sih, tidak sanggup lagi menonton long episode drama kecuali benar-benar bagus dan membuat penasaran.

5. Drama yang bikin¬†kalian¬†ngakak¬†gulung2 ?¬†Yang terakhir¬†bikin¬†saya senyum-senyum¬†sih Master’s Sun.

6. Drama apa yang bikin kalian terinspirasi ? Hotelier. Sejak menonton Bae Yong Joon oppa, saya jadi ingin belajar ekonomi dan manajemen lebih banyak. Dan karena drama ini juga, saya tahu kalau posisi Merger & Acquisition Specialist itu bergaji mahal.

7. Drama yang paling bikin kalian meres otak buat ngertiin jalan ceritanya ? Midas. Ini pertama kalinya saya menonton Jang Hyuk yang pada waktu itu dipuji karena aktingnya yang keren. Tetapi, jalan cerita membuat saya harus mengingat-ingat pelajaran kuliah saya tentang ekonomi dan finance dan resesi dsb. Berat.

8. Drama apa yang kalian pengen ada sekuelnya ? (remake/dilanjutin) Heartless City. Saya yakin semua penggemar Jung Kyung Ho dan Nam Gyu Ri akan meneriakkan hal yang sama. Saya ingin ada lanjutannya, supaya kisah cinta mereka tidak berakhir membuat penasaran.

Sekian¬†sharing singkat¬†versi¬†saya. Kalau¬†masih¬†ada¬†yang penasaran, boleh¬†colek-colek¬†saya di twitter @motskee¬† ūüôā

motskee’s Boyfriend Bot

kim jae won

Setelah membaca salah satu artikel di Outside Seoul tentang Boyfriend Bot, saya tergelitik untuk ikut sharing versi saya. Sebenarnya saya agak bingung harus memilih diantara sekian banyak idola saya. Tetapi, setelah memantapkan hati, i just can’t deny this guy. He is a bit underrated (IMHO), but his smile will make you melt. Plus, his acting steal my heart completely.

So, this is my special Boyfriend Bot: KIM JAE WON

Vintage : Oppa, Baby..

Size : Just Right..

Difficulty Level : Little Lambykins — The Cha Dong Joo roles

Special Edition : The Second Male Lead — he’s already married \^_^/

Other facts : Kim Jae Won mulai dikenal karena perannya sebagai Cha Dong Joo di drama Can You Hear My Heart. Tetapi, karena tadinya tidak ada dalam radar saya, sebenarnya saya tanpa sadar sudah pernah suka ketika menonton filmnya dahulu bersama Ha Ji Won, 100th Days with Mr Arrogant. Saya berencana untuk menonton aktingnya di Scandal dan May Queen. Semoga ada waktunya :p

OST from Heirs

Saya hampir tidak pernah absen menonton Heirs a.k.a The Inheritors sesegera mungkin ketika Eng-sub-nya sudah tersedia. Walaupun dari sisi plot cerita sebenarnya hampir tidak ada yang mengejutkan, saya justru ketagihan menonton tanpa saya sadari. Hemm..mungkin itu memang ciri khas Kim Eon Sookk sebagai penulisnya, karena saya mengalami hal yang sama ketika saya menonton Secret Garden dan A Gentleman’s Dignity.

Tetapi, untuk kasus Heirs, saya harus menambahkan soundtrack sebagai salah satu faktor adiktif. Dari beberapa OST yang sudah dirilis, saya suka semuanya dan belum bisa berhenti memutarnya berulang kali.

MOMENT by 2AM Changmin

Ini adalah theme song yang menggambarkan perasaan antara KIM TAN (Lee Min Ho) dan CHA EUN SANG (Park Shin Hye).

 

IN THE NAME OF LOVE by VIXX Ken

Theme yang kedua diputar ketika Lee Min Ho dan Park Shin Hye menikmati saat-saat di California. Nadanya ceria.

 

TWO PEOPLE by Park Jang Hyun

Theme ini sebenarnya remake dari lagu Sung Si Kyung yang dirilis tahun 2005. Nadanya sedih sih, pasti menambah pedih kalau diputar ketika sedang patah hati :p

 

I’M SAYING by Lee Hongki (FT Island)

Kalau harus memilih, saya tetap paling suka theme yang ini. Pertama, karena beat-nya cocok dengan selera saya. Kedua, karena saya selalu suka vokalnya Lee Hongki ;p

 

LOVE IS FEELING by Park Jang Hyun & Park Hyun Kyu

 

BITE MY LOWER LIP by Esna

 

STORY by Park Shin Hye

Review: Love 911 (Korean movie – 2012)

Love_911-0003

LOVE 911 (English title) atau BAND AID (literal title) yang dirilis pada 19 Desember 2012 lalu berdurasi 120 menit. Film bergenre melodrama-romance memang selalu menjadi pilihan saya.

KANG-IL (diperankan oleh Go Soo) adalah petugas pemadam kebakaran yang masih berduka karena ditinggal oleh istrinya. Sementara MI-SOO (diperankan oleh Han Hyo Joo) adalah dokter yang smart dan cheerful. Suatu hari, Mi-Soo yang kadang overconfidence salah memberikan diagnosis penyakit yang justru menimbulkan sakit yang lebih parah pada pasien. Akibatnya, keluarga pasien tidak terima dan mengajukan gugatan.

Untuk melawan gugatan itu MI-Soo harus menemukan saksi lain, yang berujung pada perkenalannya dengan Kang-Il. Kang-Il yang cuek, selalu tidak acuh terhadap Mi-Soo. Sementara Mi-Soo yang berusaha mempertahankan lisensi dokternya juga terus melakukan segala cara agar Kang-Il mau membantunya.

Setengah bagian pertama film ini sukses membuat saya tersenyum-senyum. Bukan hanya karena akting pasangan utamanya, tetapi juga para pemeran pendukung, yaitu teman-teman Kang-Il di pusat pemadam kebakaran. Ehm, sebenarnya kata pemadam kebakaran agak kurang tepat digunakan karena kasus yang ditangani tidak melulu kebakaran. Mungkin lebih tepat kalau disebut Tim Penyelamat 911.

Setengah bagian terakhir film ini sukses membuat saya terharu. Masa lalu Kang-Il yang sedikit demi sedikit terungkap membuat saya sempat merasa sedih, sedikit. Mi-Soo yang selalu terkesan persistent pun, ternyata bukannya tidak punya hati. Bukan hanya kisah Kang-il dan Mi-Soo yang menarik untuk disimak. Kisah cinta second lead-nya pun sukses menghibur saya.

Akhirnya saya melihat Han Hyo Joo (Brilliant Legacy, Always) yang berakting cheerful. Sebenarnya saya menantikan bagaimana dia bisa bermain rom-com dan tidak melulu memilih peran serius. Kalau Go Soo (Will It Snow for Christmas) rasanya memang lebih pas memerankan sosok pria yang melankolis, tetapi bukan cengeng. Jujur, saya tidak terlalu suka melihat akting Go Soo di k-drama terakhirnya; Empire of Gold.

Jadi, kalau kamu membutuhkan tontonan yang romantis, tetapi ada bumbu komedi sarkastis, saya sarankan menonton film ini. Film ringan yang juga bisa membuat kita terharu.

Upcoming: Hidamari no Kanojo

hidamari no kanojo

Matsumoto Jun dan Ueno Juri main film bareng! Ya, mereka akan beradu akting di film Hidamari no Kanojo aka The Girl In The Sun. Film ini diadaptasi dari novel karya Koshigaya Osamu yang berjudul Her Sunny Side. Novel ini juga sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Haru.

Film bergenre¬†drama romantis¬†ini¬†dibintangi¬†oleh Matsumoto Jun¬†(berperan¬†sebagai¬†Kosuke¬†Okuda) dan Ueno¬†Juri¬†(berperan¬†sebagai¬†Mao Wataranai). Kosuke¬†adalah¬†eksekutif¬†di bidang¬†periklanan¬†yang sedang¬†naik¬†daun. Secara¬†tidak¬†sengaja¬†dia bertemu¬†dengan¬†Mao –teman¬†lamanya– saat¬†meeting dengan¬†klien, yang sudah¬†tidak¬†bertemu¬†10 tahun¬†sejak¬†lulus¬†SMP. Mao mengalami¬†transformasi¬†yang cukup¬†drastis, dari¬†anak¬†yang sering¬†menjadi¬†korban bully¬†dan dicap¬†idiot, menjadi¬†wanita¬†muda¬†yang atraktif¬†dan pintar. Disinilah¬†mereka¬†mulai¬†tertarik¬†satu¬†sama lain. Tetapi, Mao menyimpan¬†rahasia. Apakah¬†itu? Silakan¬†baca¬†bukunya¬†atau¬†tunggu¬†filmnya¬†yang rencananya¬†akan¬†rilis 12 Oktober 2013.

Sementara mari kita nikmati dulu official trailer disini :

Atau alternatif trailer yang lebih menarik karena lebih banyak Matsumoto Jun disini :

Kalau sudah mari kita sama-sama berdoa semoga ada bioskop yang berminat membeli dan memutar filmnya di Indonesia supaya menontonnya lebih puas dan bisa dibuat NoBar (baca: nonton bareng) supaya lebih seru ^_^

Review: Nodame Cantabile series

nodame2

Akhirnya, saya bisa menyelesaikan menonton live-action drama Nodame Cantabile series. Kenapa saya sebut series? Karena versi dramanya terdiri dari 4 bagian yaitu :

  1. Nodame Cantabile — renzoku dorama 11 episodes; diputar di Fuji TV tahun 2006
  2. Nodame Cantabile in Europe — special dorama 2 episodes; diputar di Fuji TV tahun 2008
  3. Nodame Cantabile: The Final Score (part 1) — movie 1; rilis tahun 2009
  4. Nodame Cantabile: The Final Score (part 2) — movie 2; rilis tahun 2010

Nodame Cantabile diadaptasi dari manga karya Tomoko Ninomiya, yang menulis manga karena memang terinspirasi dari seseorang (real person) bernama Noda Megumi. Sebelum dibuat versi drama, sebenarnya sudah ada versi animenya juga. But because I’m not a person into anime thing, i have not watch it yet :p

nodame8

Pemain utama dorama ini adalah Noda Megumi atau Nodame (diperankan oleh Ueno Juri). Nodame digambarkan sebagai orang yang eksentrik, cuek, ceroboh, berantakan, selalu ceria, suka makan dan tidak serius untuk menjadi musisi profesional walaupun jago memainkan piano. Nodame tidak suka membaca partitur. Dia lebih mudah dan cepat menangkap nada hanya dengan mendengarkan. How genius she is! :p Oh ya, awalnya Nodame hanya bercita-cita menjadi guru TK. She is playing piano just because she likes it so much.

nodame1

Berkebalikan dengan semua sifat Nodame, ada Chiaki Shinichi (diperankan oleh Tamaki Hiroshi). Chiaki mahir bermain piano dan biola, tetapi sebenarnya sangat ingin menjadi konduktor. Oleh karena itu, Chiaki rajin belajar otodidak untuk menjadi konduktor. Chiaki adalah orang yang rapi, arogan, perfeksionis dan jago masak. Dengan kemampuannya sebenarnya dia bisa belajar di Eropa, seperti cita-citanya, tetapi Chiaki pernah mengalami trauma dan takut naik pesawat.

Plot Nodame Cantabile :

Dorama sepanjang 11 episode ini menceritakan kisah Nodame dan Chiaki ketika masih sama-sama menimba ilmu di Momogaoka College of Music. Chiaki adalah siswa tahun keempat, sementara Nodame adalah siswi tahun ketiga. Keduanya ternyata murid dari guru yang sama dan tanpa sengaja sebenarnya apartemen mereka bersebelahan. Mozart Sonata for D major for Two Pianos yang mereka mainkan bersama menjadi pembuka berbagai pengalaman seru selanjutnya. Mulai dari kesempatan bagi Chiaki untuk menjadi konduktor sampai Nodame yang akhirnya mau mengikuti kompetisi piano. Tidak hanya itu, interaksi antara Nodame dan Chiaki belum lengkap tanpa aksi seru dan konyol dari teman-teman orkestra yang lain. Ada Mine Ryutaro (diperankan Eita), Miki Kiyora (diperankan Mizukawa Asami) dan Okuyama Masumi (diperankan Koide Keisuke) yang sukses membuat saya tidak bisa berhenti senyum-senyum.

Plot Nodame Cantabile Special :

Kalau pada dorama sebelumnya kita melihat perjuangan Nodame dan Chiaki di Jepang, pada edisi spesial ini kita diajak menikmati kisah mereka di Eropa. Chiaki yang akhirnya berhasil ke Eropa, masih harus berjuang dalam kompetisi untuk menjadi konduktor. Begitu pula dengan Nodame yang akhirnya juga berhasil mengikuti Chiaki ke Eropa, tetap harus berjuang mengikuti pelajaran yang super ketat dan penuh orang-orang berbakat di Conservatory.

Plot Nodame Cantabile Final Score 1 :

Film Nodame Cantabile yang pertama ini mengambil latar waktu setelah edisi spesial, yakni Chiaki setelah berhasil debut di Eropa. Kini, perjalanan karir profesional Chiaki dimulai. Dia ditawari menjadi konduktor tetap di sebuah orkestra tempat Milch (gurunya) dulu juga pernah menjadi konduktor. Orkestra yang sudah ada sejak lama, tetapi saat ini sedang kritis. Chiaki ditantang untuk bisa memperbaiki keadaan dengan kemampuan anggota orkestra yang tidak maksimal.

Plot Nodame Cantabile Final Score 2 :

Pada film yang kedua, kita lebih banyak diajak mengikuti perjalanan Nodame. Bukan hanya karirnya sebagai pianis tetapi juga cintanya kepada Chiaki. Nodame merasa tertinggal dari Chiaki yang sudah lebih dahulu debut di Eropa. Nodame belajar mengikuti semua arahan dari gurunya, tetapi tetap belum diijinkan untuk mengikuti kompetisi.  Nodame yang merasa sendiri dan ditinggalkan oleh Chiaki yang semakin sibuk dengan karirnya, akhirnya bercerita kepada Milch. Sebagai penutup dari Nodame Cantabile series, kita juga diajak melihat kisah teman-teman yang lain disini.

Comment :

Saran saya Nodame Cantabile series memang seharusnya ditonton secara berurutan karena ceritanya saling terkait. Buat saya, Nodame adalah drama bertema musik terbaik yang pernah ada. Semua detailnya tersampaikan dengan baik kepada penonton. Melalui serial ini saya diperkenalkan dengan karya-karya indah pencipta musik klasik di dunia. Saya yang bukan pemusik dan tidak punya pengetahuan apa pun mengenai musik klasik jadi bisa belajar dan ikut menikmati alunan nada-nada indah dari orkestra. Tidak hanya itu, mulai dari Nodame Cantabile spesial dan filmnya semuanya berlatar Eropa, sehingga saya juga bisa ikut menikmati indahnya bangunan-bangunan megah disana plus suasana pertunjukan orkestra yang megah.

Kenapa saya memutuskan menonton ulang Nodame? Karena saya butuh motivasi dari luar yang bisa mengingatkan saya, tanpa berkesan menggurui, bahwa untuk mencapai cita-cita memang diperlukan perjuangan yang tidak mudah. Ada kalanya kita merasa stuck dan tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri, tetapi kita tetap tidak boleh menyerah. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha. Dan dalam setiap perjalanan, kita ternyata tidak sendiri, karena diluar sana banyak orang-orang yang seperjalanan dengan kita, sama-sama berjuang dan saling membantu demi mencapai yang terbaik.

Pada saat membuat posting ini, saya menemukan analisis dari blogger lain yang cukup bagus. Tulisannya tentu saja mengandung SPOILER. Jadi, sebaiknya hanya dibaca setelah menonton :p Review dari storybooker bisa dibaca DISINI.

Kalau ingin tahu daftar lagu yang dimainkan di Nodame Cantabile episode 1-11 bisa coba intip dramawiki DISINI.

Info lainnya bisa baca di WIKIPEDIA atau ASIANWIKI.

Last, herewith is my favorite scene from Nodame Cantabile Final Score 2 :

 

Review: Glove (Korean movie – 2011)

glove2

Sebenarnya saya menonton film ini sudah agak lama, tetapi selama ini tidak pernah tahu judulnya. Saya baru tahu judulnya beberapa hari lalu ketika salah satu TV swasta mengiklankan program sinema Korea setiap hari Sabtu/Minggu malam, dimana film ini diputar juga disitu.

Sinopsis:

Kim Sang Nam (diperankan¬†oleh Jung Jae-Young) adalah¬†seorang¬†pemain¬†baseball profesional¬†yang sengaja¬†dikirim¬†ke daerah¬†terpencil¬†untuk¬†menghindari¬†paparan¬†media mengenai¬†kasus¬†yang menimpanya. Kim Sang Nam yang bertemperamen¬†tinggi¬†ditantang¬†untuk¬†melatih¬†baseball anak-anak¬†tuna rungu¬†di Chung Ju’s Sungshim¬†High School. Walaupun¬†awalnya¬†pesimis, tetapi¬†Kim Sang Nam akhirnya¬†mau¬†melatih¬†mereka¬† dan yakin¬†bahwa¬†mereka¬†masih¬†punya¬†kesempatan¬†untuk¬†menang¬†walaupun¬†punya¬†kekurangan.

Film dengan¬†judul¬†asli ͳĎü¨ŽłĆ (Geu-leo-beu)¬†yang dirilis¬†20 Januari¬†2011 ini¬†cukup¬†berkesan¬†buat¬†saya. Tema baseball mungkin¬†sudah¬†biasa. Tetapi, baseball yang dimainkan¬†oleh¬†anak-anak¬†tuna rungu, sungguh¬†tidak¬†biasa. Saya terharu¬†melihat¬†semangat¬†dan perjuangan¬†mereka¬†agar bisa¬†menjadi¬†yang terbaik.¬†Belakangan¬†saya baru tahu¬†kalau¬†film terinspirasi¬†dari¬†kisah¬†nyata.

Saya tidak bisa mengomentari terlalu banyak karena terbius oleh ceritanya yang memang heartwaming, tipikal family drama. Satu pelajaran yang bisa diambil dari film ini adalah : Kesuksesan itu ada karena kita punya niat dan kemauan untuk berusaha keras, tidak boleh mudah menyerah.

Info lain tentang Glove bisa dibaca DISINI